Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

5 Negara yang IQ Mayoritas Penduduknya dibawah Rata-Rata

Written By Blogger on Saturday, September 27, 2014 | 02:35

Intelegent Quotient (IQ) merupakan nilai yang menunjukkan tingkat kecerdasan seseorang berdasarkan perbandingan dengan sesama manusia dalam satu populasi. Cara mengetahui tingkat IQ biasanya dilakukan psikotest yang menggunakan berbagai metode. Menjadi suatu kebanggaan apabila ada seseorang yang memiliki IQ tinggi karena pasti akan lebih dihargai oleh orang lain di sekitarnya karena dianggap cerdas.
Salah satu fakta menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil saja manusia yang memiliki IQ tinggi/sangat tinggi. Kebanyakan manusia memiliki IQ yang biasa-biasa saja. Berdasarkan penelitian, ternyata Lima negara berikut ini memiliki banyak penduduk yang IQnya di bawah rata-rata

1. Santa Lusia
Mungkin negara ini jarang kita dengan dan ketahui keberadaannya. Santa Lusia merupakan negara kecil di Kepulauan Karibia dengan luas wilayah hanya 383 kilometer persegi. Jumlah pendapatan kotor negara ini cukup baik yakni sekitar Rp 14,1 triliun per tahun. Pendidikan digratiskan namun memang warga tak bersemangat untuk sekolah. Mereka nyaman bekerja dan hidup tanpa harus punya pendidikan. Rata-rata kecerdasan mereka di angka 62.

2. Guinea
Guinea merupakan salah satu negara yang sebagian besar IQ penduduknya di bawah rata-rata yaitu 59. tengah dihantam virus Ebola menyebar seantero negeri namun ada yang lebih parah dari itu yakni IQ . Selain itu, ternyata Guinea juga dihadapkan dengan permasalahan yang sangat pelik terkait dengan Hak asasi penduduknya,  kesehatan anak yang di buktikan dengan adanya fakta bahwa seperlima dari anak-anak meninggal sebelum berumur lima tahun. Uang untuk pendidikan di bawah satu persen  dan yang paling parah, korupsi di sana lebih parah dari apa yang terjadi di Indonesia.

3. Mozambik
Mozambik secara wilayah cukup besar berada di sudut selatan benua Afrika. Pertumbuhan pendapatan negara ini berangsur-angsur membaik beberapa tahun terakhir namun warganya masih menderita kemiskinan. Kualitas dan harapan hidup jauh asap dari api. Jumlah anak-anak tak bersekolah dan para dewasa yang juga tidak berpendidikan membuat rata-rata IQ negara ini hanya 64.


4. Sierra Leone

Sierra Leone satu dari beberapa negara Afrika yang juga pernah dihantam perang sipil memperebutkan tanah-tanah penghasil berlian. Negara kecil ini dijajah asing yang mengambil harta mereka demi membiayai perang. Saat perang darah berlian itu terjadi sekolah-sekolah banyak yang hancur, walau banyak juga yang sudah dibangun namun memiliki efek negatif pada sistem pendidikan di negara itu. Universitas hanya ada tiga dan harus bisa menampung sekitar enam juta warga masih bersekolah. Ini berbanding jauh dengan di Amerika Serikat yang memiliki sekitar 4.500 perguruan tinggi.

5. Gabon
Lagi-lagi negara yang berada di dunia ke tiga, yaitu Benua Afrika. Gabon merupakan negara kecil yang berada di Afrika Tengah. Meski penghasilan kotor warga relatif lumayan yakni sekitar Rp 170 ribu per orang dan anggaran disisihkan untuk pendidikan sekitar 10 persen namun sekolah amat jarang dan penuh sesak. Gabon mempunyai kebijakan pendidikan wajib dan gratis mulai anak usia enam tahun hingga 16 tahun. Namun banyaknya murid tidak ditunjang dengan fasilitas mumpuni. Guru di sana juga sedikit dan kurikulum yang digunakan tidak sesuai standar internasional. Ini menempatkan IQ rata-rata populasi Gabon berada di angka 64.

Sumber: http://www.idznews.com/viewpart.php?id=247&aktif=5