
1. Kim Jeffrey Kurniawan
Pada tanggal 6 Desember 2010, Kim yang merupakan cicit dari legenda sepakbola Indonesia, Kwee Hong resmi mengganti
status kewarganegaraannya dari Jerman menjadi Indonesia. Itulah penanda
awal perjalanan di ranah
sepak bola Indonesia.
Namun sayang, posturnya yang
mungil dan skill yang tak terlalu spesial membuat pemain yang beroperasi
di lini pertahanan ini tak kunjung mendapat tempat di Timnas indonesia.
Kim sempat tampil bersama Timnas U-23, itupun hanya dalam satu
pertandingan saja.
2 . Jhonny van Beukering
Pria kelahiran Belanda ini resmi menjadi WNI pada tanggal 10 Oktober
2011. Sampai saat ini, Beukering tercatat hanya tampil dua kali bersama
Timnas Indonesia. Yaitu pada laga uji coba melawan Timor Leste dan
Malaysia di ajang Piala AFF 2012. Masalahnya, tubuh gempal beukering dianggap sudah out of
shape, meski sebenarnya ia memiliki naluri menyerang yang baik.Indonesia
sepertinya terlambat menaturalisasi pemain yang satu ini, sebab
kemampuannya dalam mencetak gol saat masih kurus dulu sangat menakutkan.Sempat bermain untuk Pelita Jaya, kini Beukering kembali ke Belanda untuk membela klub amatir FC Presikhaaf.
3 . Ruben Wuarbanaran
Pria kelahiran Belanda 24 tahun silam ini menanggalkan statusnya sebagai warga negara Belanda pada medio Juni 2011.Sayang
kemampuan pemain ini tak terlalu istimewa, tubuhnya yang semakin melar
juga menjadi halangan tersendiri baginya. Sempat sekali bermain untuk
Timnas Indonesia U-23, sampai saat ini ia belum pernah sekalipun bermain
untuk Timnas Senior
4 . Tonnie Cusell
Pemain yang bernama lengkap Tonnie Harry Cusell Lilipaly ini resmi
menjadi WNI pada Oktober 2011. Berposisi sebagai seorang gelandang,
nyatanya Cusell masih kalah dari talenta-talenta asli Indonesia semacam
Ahmad bustomi dan Muhammad taufiq.
Setelah gagal
masuk ke skuat Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2012 lalu, saudara
sepupu Stefano Lilipaly ini akhirnya memilih untuk balik ke Belanda dan
bermain untuk klub amatir Ajax Amsterdam.
5 . Joey Suk
Pemain yang satu ini gagal bersinar di timnas bukan karena masalah
fisik atau indisipliner. Joey Suk sebenarnya memiliki skill di atas
rata-rata dan sangat layak untuk bermain bagi Garuda senior.Sempat
dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-23 yang diproyeksikan untuk
Sea Games 2011, klubnya kala itu, Go Ahead Eagles tak memberikan ijin
dengan alasan membutuhkan tenaga pemain plontos tersebut.
Saat
ini Suk memperkuat klub yang bermain di kasta tertinggi Liga Belanda
(Eredivise), NAC Breda. Sepanjang musim ini Suk telah mencatatkan 6
penampilan dan menorehkan satu gol bagi timnya.
(http://www.dewibola.com)