Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

5 Pesawat Tempur yang Menjadi Andalan Militer China

Written By Blogger on Wednesday, March 18, 2015 | 23:36

China adalah salah satu Negara terbesar di dunia dengan kekuatan perang yang nyaris tak tertandingi. Jumlah tentara dan armada yang banyak serta didukung pleh peralatan perang yang canggih membuat banyak Negara harus berpikir ulang jika ingin menyerang China. Termasuk dalam hal pesawat tempur, China juga memiliki kemampuan untuk membangun sendiri armada udaranya. Tak sedikit produk jet tempur yang dihasilkan negara ini hingga mampu menghemat pengeluaran negaranya.

Berikut ini adalah 5 Pesawat Tempur yang Menjadi Andalan Militer China

1. Shenyang J-11
Jet tempur ini  adalah salah satu jet tempur buatan China yang memiliki teknologi canggih. Pesawat ini merupakan generasi keempat dari Sukhoi Su-27. 1. Shenyang J-11 pertama kali diperkenalkan pada 1998, dan hanya digunakan oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).  
Kekuatan pesawat tempur ini berupa dua buah mesin Lyulka AL-31F atau Woshan WS-10A "Taihang" turbofans yang mampu melesat jet ini dengan kecepatan 2,35 mach atau 2.500 km per jam, serta menempuh jarak hingga 3.530 km
Persenjataan yang disematkan di Jet tempur ini antara lain senjata jenis Gryazev-Shipunov GSh-30-1 cannon kaliber 30 dan beberapa slot di beberapa bagian pesawat untuk membawa misil, roket maupun bom cluster. 
Diperkirakan, saat ini China memiliki 250 unit pesawat jenis Shenyang J-11 ini


2. Sukhoi Su-30MKK
Sukhoi Su-30MKK merupakan pasawat tempur yang di desain khusus oleh pabrikan Sukhoi untuk kebutuhan PLA. Peningkatan terjadi pada sistem avionik dan kemampuan serang maritim pada pesawat ini.
Di dapur pacunya, pesawat ini memiliki dua mesin jenis Lyulka AL-31F turbofans yang mampu membuatnya melesat hingga 2 mach atau 2.120 km per jam, dan jarak hingga 3.000 km.
Agar kemampuan tempurnya dapat bersaing dengan pesawat-pesawat tempur generasi terbaru lainnya,  pesawat multifungsi ini dilengkapi GSh-30-1 gun kaliber 30 mm yang mampu menembak hingga 150 peluru. Semua jenis roket dan bom bisa diangkut Su-30MKK, atau bisa pula dipasang misil udara-darat atau udara-udara.
Saat ini, diperkirakan china memiliki sekitar 100 buah Su-30MKK yang ditenpatkan di berbagai divisi Angkatan Udara maupun Laut PLA.

3. Shenyang J-16
Pesawat dengan panjang 21,9 meter, tinggi 6,36 meter dan bobot kosong 17.700 kg ini merupakan merupakan jet tempur jenis terbaru yang dimiliki militer China.  Shenyang J-16 dirancang dan dibuat oleh Shenyang Aircraft Corporation yang dibuat berdasarkan J-11, atau kopi dari Sukhoi Su-30MKK.
Pesawat ini dapat melesat dengan kecepatan 2 mach atau 2.120 km per jam karena memiliki Dua buah mesin WS-10A. Salah satu kelebihan dari pesawat ini yaitu jarak tempuh maksimalnya yang cukup jauh yaitu hingga 3.900 km.
Seperti jenis pesawat sebelumnya, jet tempur ini memiliki beberapa alat canggih berupa GSh-30-1 cannon kaliber 30 mm yang mampu menembak hingga 150 peluru

4.  Xian JH-7
Xian JH-7 atau yang memiliki nama lain Flying Leopard merupakan generasi keempat dari pesawat tempur dan pembom yang dimiliki AU dan AL PLA. Pesawat ini dibuat Xian Aircraft Industry Corporation dalam lima varian.
Dengan bermodalkan dua mesin Xian WS-9, pesawat tempur ini dapat di geber dengan kecepatan maksimal Mach 1,75 atau 1.808 km per jam, namun mampu mengangkut 9.000 ton persenjataan berupa bom maupun misil.
Untuk persenjataan, JH-7 dilengkapi sebuah twin-barrel GSh-23L autocannon kaliber 23 mm yang mampu menembakkan 300 butir peluru. 

5. Xian H-6
Xian H-6 merupakan bomber versi China dari Tupolev Tu-16 buatan Uni Soviet yang dilengkapi dua mesin jet yang dibuat khusus untuk AU PLA.  
Pesawat   ini dilengkapi dua mesin Xian WP8 turbojets yang membuatnya mampu melesat hingga 1.050 km per jam dengan jarak tempuh maksimal 6.000 km dengan radius pertempuran hingga 1.800 km.
 Sebagai sarana menyerang dan membela diri, pesawat ini dilengkapi dengan tujuh unit Nudelman-Rikhter NR-23 cannons kaliber 23 mm yang ditempatkan di depan, ekor maupun kiri dan kanan pesawat.  

Sumber: merdeka.com